Ticker

6/recent/ticker-posts

Perkuat Integritas dan Karakter, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Resmi Tutup Pembinaan Mental Tahap II

 


LINTAS BERITA NASIONAL || CILACAP 

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pembinaan Mental Tahap II bagi pegawai pada Kamis (05/02/2026). Upacara penutupan yang berlangsung khidmat ini digelar di Lapangan Tenis Lapas Kelas I Batu, Nusakambangan, sebagai simbol tuntasnya program intensif yang telah berjalan sejak pertengahan Januari lalu.

Kegiatan yang dimulai sejak 15 Januari 2026 ini merupakan bagian vital dari transformasi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kementerian. Program ini dirancang bukan sekadar sebagai tindak lanjut penegakan disiplin, melainkan sebagai langkah strategis untuk pemulihan, rehabilitasi, dan penguatan karakter aparatur sipil negara (ASN).

Selama masa pembinaan, para peserta melewati berbagai tahapan kurikulum yang komprehensif, di antaranya:

Asesmen Psikologis: Pemetaan mendalam terhadap kondisi mental dan kesiapan kerja.

Konseling Intensif: Pendampingan untuk memulihkan motivasi dan komitmen kerja.

Pelatihan Fisik dan Disiplin: Penguatan ketahanan mental dan kepatuhan terhadap aturan.

Internalisasi Tata Nilai PRIMA: Penanaman kembali nilai Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel.




Kepala Pusat Pengembangan dan Penilaian Kompetensi BPSDM Imigrasi dan Pemasyarakatan, Pujo Harinto, yang memimpin langsung upacara penutupan, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat.

"Program pembinaan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum bagi saudara-saudara untuk memantapkan kembali nilai-nilai dasar sebagai pelayan masyarakat. Integritas adalah harga mati dalam menjaga marwah institusi ini," tegas Pujo dalam sambutannya.

Beliau juga menekankan bahwa keberhasilan program ini akan diuji saat para peserta kembali ke unit kerja masing-masing. Transformasi perilaku dan peningkatan kinerja diharapkan menjadi bukti nyata dari keberhasilan pembinaan di Nusakambangan ini.

Melalui penutupan Tahap II ini, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan berkomitmen untuk terus mencetak kader-kader yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki benteng moral yang kuat. Momentum ini diharapkan menjadi titik balik bagi para pegawai untuk melakukan evaluasi diri secara berkelanjutan demi mewujudkan pelayanan publik yang bersih dan transparan.

Acara ditutup dengan penyematan tanda selesai pembinaan dan foto bersama di bawah pengawasan ketat protokol keamanan Lapas Batu Nusakambangan.

Fitriani