Ticker

6/recent/ticker-posts

IWO Indonesia: KPK Jangan Mandul, Segera Seret dan Tersangkakan "Geng Penikmat" Suap Bupati Bekasi!

LINTAS BERITA NASIONAL || BEKASI

Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia secara resmi melayangkan kecaman keras terhadap lambannya respons Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menindaklanjuti fakta persidangan skandal suap proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi. IWO Indonesia mendesak lembaga antirasuah tersebut untuk segera menetapkan status tersangka bagi seluruh pihak yang namanya telah gamblang disebut dalam dakwaan jaksa.

Ketua Bidang Investigasi DPP IWO Indonesia, Raga Siliwangi, menegaskan bahwa terungkapnya aliran dana "panas" dalam persidangan pengusaha Sarjan di Pengadilan Tipikor Bandung (9/3) adalah "kotak pandora" yang tidak boleh ditutup-tutupi.

Fakta Dakwaan: Bukti Sudah Terang Benderang

Dalam dakwaan jaksa, Sarjan diduga menyiram Bupati Bekasi periode 2025-2030, Ade Kuswara Kunang, dengan uang pelicin sebesar Rp11,4 miliar demi memuluskan paket pekerjaan senilai total Rp107 miliar. Namun, IWO Indonesia menyoroti adanya jejaring birokrasi yang ikut berpesta di atas uang rakyat tersebut.

"Nama-nama yang muncul di surat dakwaan bukan sekadar bumbu cerita, itu adalah instrumen hukum formal. Jika nominalnya sudah jelas, penerimanya sudah disebut, lalu tunggu apa lagi? KPK jangan mandul atau tebang pilih! Siapa pun yang terlibat harus segera mengenakan rompi oranye," tegas Raga Siliwangi dengan nada bicara tinggi.

IWO Indonesia menilai, keberadaan nama-nama pejabat yang masih aktif menjabat namun terseret dalam pusaran suap ini sangat mencederai integritas pelayanan publik di Bekasi. Proyek infrastruktur seperti rehabilitasi sekolah dan drainase yang seharusnya menjadi hak rakyat, justru dijadikan ajang bancakan.

"Sangat ironis, saat rakyat butuh sekolah yang layak, para pejabatnya justru sibuk membagi-bagi komisi. Kami menuntut KPK segera mengambil tindakan tegas. Jangan biarkan mereka yang sudah menikmati uang panas tetap duduk manis di kursi jabatan seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Ini penghinaan terhadap keadilan!" tambah Raga.

Tuntutan Utama IWO Indonesia:

- Segera Tersangkakan: Mendesak KPK RI menetapkan status tersangka kepada seluruh pihak yang menerima aliran dana dari Sarjan sebagaimana disebutkan dalam persidangan.

- Usut Tuntas Akar Korupsi: Meminta KPK membongkar praktik "jual beli" proyek infrastruktur di Kabupaten Bekasi secara menyeluruh, bukan hanya di permukaan.

- Transparansi Publik: IWO Indonesia akan terus mengawal kasus ini dan mengajak seluruh elemen masyarakat Bekasi untuk ikut memantau jalannya persidangan agar tidak ada intervensi dari pihak mana pun.

"Angka miliaran rupiah ini adalah uang rakyat. Siapa pun yang berkhianat pada mandat rakyat harus dimintai pertanggungjawaban hukum secara adil dan transparan. IWO Indonesia tidak akan mundur sejengkal pun dalam mengawal kasus ini hingga tuntas!" tutup Raga. 

Team Redaksi