Ticker

6/recent/ticker-posts

Aksi Nyata Brimob Jateng: Sulap Obyek Wisata Jadi Asri Lewat Korve Massal Serentak

 


LINTAS BERITA NASIONAL || SEMARANG 

Semangat gotong royong memicu perubahan nyata di berbagai titik vital Jawa Tengah. Pada Minggu (15/02/2026), Satuan Brimob Polda Jawa Tengah menggelar aksi korve (kerja bakti) massal serentak di sejumlah obyek wisata pantai, waduk, hingga fasilitas umum guna mendukung penuh Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Aksi ini mengerahkan ratusan personel yang tersebar di titik-titik strategis, mulai dari Waduk Cengklik Boyolali, Pantai Singkil Indah Cilacap, Pantai Pasir Kencana Pekalongan, hingga Lapangan Merbau di Banyumanik, Semarang.

Sejak pagi hari, personel Brimob bersama unsur TNI dan warga setempat berjibaku membersihkan sampah plastik, memangkas rumput liar, hingga memastikan drainase berfungsi optimal. Di area pesisir seperti Cilacap dan Pekalongan, fokus utama adalah pembersihan sampah laut (marine debris), sementara di area daratan seperti Semarang dan Boyolali, penataan estetika lingkungan menjadi prioritas.

Dansat Brimob Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Noor Hudaya, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk investasi kesehatan jangka panjang bagi publik.

"Brimob harus menjadi motor penggerak. Lewat korve serentak ini, kita pastikan ruang publik di Jawa Tengah kembali nyaman dan bebas dari sumber penyakit. Lingkungan yang sehat adalah fondasi kebahagiaan masyarakat," ujar Kombes Pol Noor Hudaya, Senin (16/02).

Hasilnya instan. Lokasi yang semula kumuh kini tampak lebih segar dan tertata. Namun, lebih dari sekadar kebersihan fisik, aksi ini berhasil memperkuat ikatan silaturahmi antara Polri dan masyarakat di lapangan.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif solutif ini. Menurutnya, aksi ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah isu lingkungan.

"Ini adalah komitmen Polda Jateng dalam menghadirkan lingkungan yang layak bagi generasi masa depan. Kami berharap budaya bersih ini menjadi gaya hidup permanen bagi warga Jawa Tengah, bukan sekadar kegiatan seremonial," pungkas Kombes Pol Artanto dalam pernyataan tertulisnya.

Red/Fitri