Ticker

6/recent/ticker-posts

Rambo Nusantara: Skandal Pupuk Sriwijaya 'Ditelan Bumi', Bukti Penegakan Hukum Mati Suri!

 


LINTAS BERITA NASIONAL || JAKARTA 

Wajah penegakan hukum di Indonesia kembali tercoreng oleh ketidakpastian. Relawan Rakyat Membela Prabowo (Rambo) Nusantara secara terbuka membongkar aroma busuk di balik senyapnya penanganan kasus dugaan korupsi Pupuk Sriwijaya Palembang periode 2024. Kasus yang seharusnya menjadi prioritas ini dinilai sengaja "ditidurkan" untuk melindungi kroni tertentu.

Ketua Umum Relawan Rambo Nusantara, Ali Sopyan, mengecam keras lambannya respons aparat penegak hukum terhadap kasus yang telah terdeteksi sejak 14 Februari 2025 tersebut. Ali menyebut, mandegnya penyidikan ini adalah penghinaan terhadap rasa keadilan rakyat, terutama para petani.

"Hukum kita sedang mempertontonkan hobi lama yang menjijikkan: beringas memburu rakyat kecil, tapi mendadak lumpuh saat berhadapan dengan korporasi besar. Kasus Pupuk Sriwijaya ini bukan sekadar angka, ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Kenapa sekarang senyap bak ditelan bumi?" tegas Ali Sopyan dalam konferensi pers di Jakarta.

Ali Sopyan mensinyalir adanya kerugian negara dalam skala fantastis yang menguap begitu saja dalam karut-marut distribusi dan pengadaan pupuk tersebut. Ia memperingatkan agar lembaga sekelas KPK RI tidak bertransformasi menjadi "peti es" atau tempat pengarsipan kasus-kasus besar yang melibatkan elit.

Hentikan Sandiwara Penyelidikan: Mendesak KPK RI segera melakukan ekspose terbuka terkait status hukum kasus Pupuk Sriwijaya 2024. Jangan ada yang ditutup-tupi!

Audit Investigatif Independen: Meminta transparansi atas aliran dana yang diduga menguap. Rakyat berhak tahu ke mana perginya uang mereka.

Ultimatum "Gedung Merah Putih": Rambo Nusantara memastikan akan mengerahkan massa untuk mendatangi dan "mengepung" gedung KPK secara berkala hingga ada tersangka yang mengenakan rompi oranye.

Kekecewaan Rambo Nusantara memuncak mengingat kondisi di lapangan menunjukkan petani kian terjepit akibat kelangkaan dan mahalnya pupuk, sementara skandal di tubuh korporasi justru didiamkan tanpa ujung pangkal.

"Kami tidak akan lupa. Jangan harap diamnya aparat akan membuat isu ini mendingin. Kami akan terus memburu keadilan ini sampai ke lubang semut sekalipun. Rakyat mengawasi, dan Rambo akan memastikan para perampok uang negara ini tidak akan pernah bisa tidur nyenyak!" tutup Ali dengan nada mengancam.

Team Redaksi