LINTAS BERITA NASIONAL || BANYUMAS
Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Tengah, Dr. Agus Wijayanto, S.H., M.Kn., melakukan kunjungan kerja dalam rangka reses masa persidangan di Aula Desa Karangpucung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Rabu (11/2). Kegiatan ini menjadi ajang dialog langsung untuk membedah persoalan krusial di tingkat desa, mulai dari efisiensi anggaran hingga perlindungan tenaga kerja.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tambak Edi Suparyono, S.Sos., Kepala Desa Karangpucung Unang Sumadi, jajaran perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, serta unsur TNI-Polri.
Dalam sambutannya, Camat Tambak Edi Suparyono menggarisbawahi posisi geografis Kecamatan Tambak yang strategis sebagai pintu masuk Kabupaten Banyumas sekaligus perlintasan jalur nasional dan kereta api. Ia berharap kehadiran Dr. Agus di tingkat provinsi mampu membawa program pembangunan yang memberikan nilai tambah bagi wilayahnya.
"Secara struktural, kami merangkul seluruh anggota DPRD untuk bersinergi membangun daerah. Kami berharap ada perhatian lebih dari pemerintah provinsi melalui perjuangan anggota dewan agar Tambak semakin maju," ujar Edi sembari menegaskan netralitas ASN dalam proses politik.
Kepala Desa Karangpucung, Unang Sumadi, mengungkapkan kekhawatirannya terkait adanya tren efisiensi anggaran yang berdampak pada pengurangan alokasi bantuan desa dibandingkan tahun sebelumnya.
"Tahun lalu bantuan cukup besar, namun tahun ini ada pengurangan. Kami berharap melalui Dr. Agus, aspirasi kami agar program yang menyentuh langsung masyarakat tetap berjalan bisa diperjuangkan di tingkat provinsi," harap Unang.
Menanggapi hal tersebut, Dr. Agus Wijayanto mengakui bahwa kebijakan efisiensi anggaran memang berdampak pada berbagai lembaga, termasuk legislatif. Namun, ia menegaskan bahwa keterbatasan tersebut tidak akan menyurutkan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat di Dapil 11 (Banyumas-Cilacap).
"Reses adalah bekerja di luar kantor. Ini kewajiban konstitusional, bukan sekadar formalitas. Kami hadir untuk mendengar dan mencatat persoalan secara dua arah. Meski ada efisiensi, aspirasi akan tetap kami kawal sesuai mekanisme dan kewenangan di Komisi A," tegas Dr. Agus yang membidangi pemerintahan dan hukum tersebut.
Fokus pada Kesejahteraan dan Perlindungan Sosial
Dalam sesi dialog yang dipandu oleh Ismail Hasan, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi prioritas, di antaranya:
Peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga pendidik.
Perluasan cakupan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal.
Usulan pembentukan pusat pengaduan (crisis center) aspirasi untuk memudahkan komunikasi warga dengan wakil rakyat.
Kunjungan yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan komitmen Dr. Agus Wijayanto untuk membawa seluruh poin diskusi ke dalam rapat paripurna dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah guna ditindaklanjuti secara konkret.
Beliau adalah anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Demokrat yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi dan bertugas di Komisi A.
Red/ Shlh
