LINTAS BERITA NASIONAL|| BREBES
Di tengah melambungnya harga kebutuhan pokok yang kian mencekik masyarakat kecil di Kabupaten Brebes, Yayasan Buser Indonesia (YBI) DPC Brebes menggelar aksi nyata dengan membagikan 1.000 paket takjil di wilayah Kecamatan Losari, Minggu (1/3/2026). Aksi ini bukan sekadar ritual musiman, melainkan tamparan keras bagi pemangku kebijakan atas masih tingginya angka kerentanan ekonomi di wilayah perbatasan.
Kegiatan yang dipusatkan di titik strategis seperti Lampu Merah depan Kantor Kecamatan Losari dan Majelis Al-Ikhlas Desa Randusari ini, menyasar para pejuang nafkah jalanan: sopir truk, tukang ojek, dan buruh harian yang masih harus memeras keringat demi sesuap nasi di saat azan magrib berkumandang.
Sekjen YBI sekaligus Pimpinan Redaksi Media Nasional Buserindonesia.id, Sumarlan (Marlan), menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kemandirian masyarakat sipil dalam menjaga jaring pengaman sosial yang seringkali luput dari perhatian serius pemerintah daerah.
"Kami hadir di jalanan bukan hanya untuk berbagi makanan, tapi untuk melihat langsung betapa beratnya beban rakyat kecil saat ini. Ketika harga pangan naik dan daya beli turun, solidaritas antarwarga melalui YBI adalah benteng terakhir agar saudara-saudara kita, para sopir dan tukang ojek, tetap bisa merasakan kemuliaan Ramadan," ujar Marlan tegas.
Aksi berbagi 1.000 takjil ini menyoroti fenomena "ironi kemiskinan" di Brebes. YBI menilai bahwa ketergantungan masyarakat terhadap aksi sosial LSM menunjukkan adanya ruang kosong dalam distribusi kesejahteraan yang seharusnya dijamin oleh kebijakan pemerintah daerah yang lebih pro-rakyat.
YBI DPC Brebes bersama tim LBH dan medianya tidak hanya fokus pada kegiatan karitatif, tetapi juga konsisten mengawal isu-isu sosial-hukum di masyarakat. Marlan menambahkan bahwa kekompakan anggota YBI dalam menggalang dana mandiri adalah bukti bahwa perubahan justru seringkali lahir dari akar rumput, bukan dari balik meja birokrasi yang kaku.
Poin Utama Aksi Sosial YBI:
- Distribusi Luas: 1.000 paket takjil disebar di tiga lokasi utama: Kantor DPC YBI, Majelis Al-Ikhlas Randusari, dan Area Publik Kecamatan Losari.
- Sasaran Tepat: Fokus pada pekerja sektor informal yang tidak memiliki kepastian jam kerja dan penghasilan tetap.
- Simbol Persatuan: Menutup kegiatan dengan buka puasa bersama di Sekretariat DPC Brebes sebagai penguat konsolidasi internal organisasi.
"Kami berharap kehadiran YBI terus memberikan manfaat nyata. Namun, kami juga mendesak agar pemerintah tidak hanya menonton gerakan swadaya seperti ini, tetapi benar-benar hadir melalui kebijakan yang mampu menurunkan beban hidup masyarakat Brebes," pungkas Marlan.
Team Redaksi
