LINTAS BERITA NASIONAL || TANGERANG
Dunia tilawah Indonesia kembali mencatatkan prestasi gemilang melalui sosok Ustadzah Nadia Hawasyi. Qoriah internasional ini sukses mengharumkan nama Kafilah Kecamatan Pagedangan dengan meraih Juara 1 cabang Qira’at Sab’ah Mujawwad pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Kabupaten Tangerang yang ditutup pada Rabu (13/1).
Pencapaian ini tergolong istimewa. Meski sebelumnya telah mengukir sejarah sebagai Juara Nasional pada MTQ Kalimantan tahun 2023, Ustadzah Nadia tetap rendah hati untuk kembali berkompetisi di tingkat kabupaten. Kehadirannya tidak hanya membawa kemenangan bagi wilayahnya, tetapi juga menjadi inspirasi dan standar kualitas bagi generasi muda qori-qoriah di Kabupaten Tangerang. Rabu 14 Januari 2026.
Di balik lantunan ayat suci yang memukau para dewan hakim, terdapat peran besar sang suami, KH. Zaky Mubarok. Dukungan spiritual dan moral yang diberikan menjadi fondasi ketenangan bagi Ustadzah Nadia di atas panggung.
"Kebahagiaan saya hari ini berlipat ganda. Bukan hanya karena meraih juara, tapi karena dukungan penuh dari suami tercinta. Beliau adalah pijakan saya yang selalu mengingatkan agar setiap langkah diniatkan hanya untuk mencari ridha Allah," ungkap Ustadzah Nadia dengan penuh syukur usai menerima penghargaan.
Senada dengan sang istri, KH. Zaky Mubarok mengungkapkan rasa bangganya yang mendalam. Bagi beliau, prestasi ini adalah syiar yang lahir dari keikhlasan hati.
"Saya bangga bukan sekadar karena kemenangan duniawi, melainkan karena Nadia selalu menjadikan Al-Qur'an sebagai jalan hidup. Ia adalah anugerah, bukan hanya sebagai istri, tapi sebagai teman sejati dalam syiar kebaikan. Keikhlasannya membaca kalam Ilahi adalah bukti kesalehan yang tak ternilai," ujar KH. Zaky Mubarok, Rabu (13/1).
Keberhasilan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Pagedangan, untuk semakin mencintai Al-Qur'an. KH. Zaky menambahkan bahwa kemenangan ini membuktikan Indonesia tetap menjadi lumbung qori-qoriah terbaik yang memadukan teknik tinggi dengan nilai-nilai spiritualitas keluarga yang kuat.
Prestasi Ustadzah Nadia Hawasyi menjadi pengingat bahwa sinergi antara keharmonisan keluarga dan ketakwaan kepada Allah SWT mampu melahirkan pencapaian luar biasa yang berdampak luas bagi umat.
Team Redaksi PRIMA
